September 18, 2012

Blinding...

i love you much. 
I can't breathe like this when I'm with others. 
I run, 
i try to run away 
and forget you soon. 

But,..
it makes me crazy. 
It so hard 
when I should erase memories that we draw together. 

That rainy, 
that hugs, 
surely can't lose from my deeply heart. 
I'm getting blind of course. 

I'm in love with the wrong people,
isn't it? 
I love you but I can't leave him. 
I love you much but I can't hurt him more.
Read more »

September 17, 2012

Dosa Termanis

Dosa Termanis ini sebelumnya aku tulis di note Dosa Termanis di Facebook



Aku bahagia kala itu.
Saat benih - benih rasa menggelontor bebas memasuki celah - celah hati.
Aku luluh.
Jatuh tanpa daya dalam dekap hangat lelaki itu.
Aku tunduk.
Terpaku dalam diam yang menenggelamkan. 

Aku menikmatinya.
Aku menikmati permainan gila yang dia sodorkan
Aku terbuai dengan pesona yang dia tebarkan lewat senyum - senyum
dan erat genggam tangan hangatnya.
Aku terjebak dan sulit untuk kembali,
dan bahkan untuk berdiri aku tak mampu lagi. 


Masih di tempat yang sama. Kasur berseprei cokelat tua. Ku rebahkan punggungku yang terasa capai. Lalu kemudian ku pejamkan mataku yang mulai berair ditempa angin sore. Aku tidak bisa berhenti memikirkan ini. Kepalaku mendadak pening, berdenyut kecil seperti dipukuli. Sesak, dadaku sesak karena ada banyak rasa sakit yang menyumbat udara yang ingin masuk ke paru – paruku. Aku hendak menangis, namun tenggorokanku seperti tercekat benda maya yang melarangku untuk mengeluarkan air mata.

Andri. Namanya Andri. Lelaki itu Andri. Seseorang yang tiba – tiba menyuguhkan gersang dan hujan dalam waktu bersamaan. Aku menggilainya. Aku merinduinya kala sepinya malam menggerogoti duniaku yang kelam. Aku cintainya kala hitam legam masa depan terampas oleh bulir – bulir cinta yang lama ku dambakan.

Ada kupu – kupu yang selalu hinggap di dalam perutku ketika jari – jarinya meremas milikku yang mungil. Ada sensasi luar biasa yang mendegupkan jantungku sampai membentuk pola tak beraturan di kala matanya menyentuh tepat di bagian paling sensitif dalam tubuhku, hati.Aku tak bisa menahan pesonanya yang keluar seperti pancuran air itu. Aku selalu jatuh, bertekuk lutut tanpa ampun saat di depannya.

Dahagaku akan rasa itu musnah, hamparan padang hampa dan kosong yang sering singgah di hati seketika seperti terhujani semburan oase di gurun pasir. Semilir angin sejuk tiba – tiba membelai dinding hati. Dan ketika aku menyadarinya, ingin sekali ku jadikan ia berbeda. Aku ingin memilikinya.

Namun, sesuatu semacam kutukan jatuh tepat di depan pintu kamarku. Sebuah pembalasan terindah singgah setelah lama ku nantikan. Pembalasan atas pesakitan yang lama ku deritakan pada sang mantan. 

Andri adalah karma. Andri adalah jalan menujuku menebus dosa yang ku layangkan pada mantan. Mencintai Andri adalah sebuah garis maya yang Tuhan berikan untuk menghanguskan sisa - sisa dosa masa silam. Sebuah petunjuk bagiku untuk menerima dengan ikhlas atas kesakitanku sekarang. Dan aku akan menunggu sampai borok ini hilang, tetap menunggu meski air mata mengurung tawaku tiap malam. Meski sakit hati menelanjangi bahagiaku beberapa waktu. Aku akan menunggu.

Ini adalah dosa termanis yang pernah aku lakukan. Aku cintai lelaki orang. Aku mendosai diriku sendiri dengan jatuh ke dalam lubang paling hitam di dunia yang lama memberiku kehidupan. Keadaan melarangku untuk menepikan rasaku padanya. Keadaan memintaku untuk tunduk dan pasrah. Keadaan memintaku untuk melepaskan. Namun, rasa cinta terlanjur membabi buta dalam dada. Kalbuku memberontak. Aku tidak bisa berhenti mencintai Andri, bahkan berhenti untuk memikirkan laki - laki itu.

Malam itu ku hempaskan seluruh dahagaku akan canda tawa dan renyah suara seorang pria dalam duniaku. Malam itu ku buka lebar - lebar pintu hatiku untuk mencoba menjadikannya berbeda. Andri, dengan berat hati harus ku katakan bahwa aku gila, aku menggilaimu tiap malam. Semenit pun ketika mataku terjaga aku tidak bisa menghapus bayanganmu yang menari - nari di dalam bola mataku. Tatapan teduh dan mendamaikan darimu telah membuat makhluk ringkih yang selama ini mendiami usangnya hatiku tergerak untuk bangun. Perlahan merangkak dan berdiri untuk menyambangimu setiap waktu. Ndri, dengan lantang harus ku katakan bahwa aku mencintaimu. Aku cinta. Aku cinta kamu.

Salahkah mencintai lelaki milik orang? Jawaban mutlaknya adalah salah. Realitanya adalah salah dan kurang ajar. Siapa yang mau seperti itu? Aku sama sekali tidak ingin jika rasaku berlabuh pada orang yang salah, pada wadah yang seharusnya tidak ditempati Wanita mana yang tahan mencintai orang yang jelas - jelas telah ditakdirkan pada wanita lain?

Lalu, siapakah yang patut disalahkan? Tuhan? tentu saja tidak, Dia adalah Sang Pemilik Cinta. Dialah Sang Pemilik Hati. Dialah Sang Maha Pengatur Segalanya. Lantas, aku kah yang harus disalahkan? Apa aku terlalu gila sampai berani mengobarkan api pada diri sendiri? Konyol. Wanita mana yang menginginkan dirinya tersiksa seperti itu? Tapi aku melakukannya. Aku menikmati kesakitan itu. Aku menikmati pahit yang terus menghujam hati. Aku mencoba melapisi urat maluku dengan segenggam harapan bahwa suatu ketika Andri bakal melihatku yang berdiri terus di sebelahnya selama ini.

Keadaan yang salah. Ya. Ia yang membodohiku dengan kilauan bahagia yang tersamarkan tangis kala malam. Ia yang menjerumuskanku ke dalam noktah bahagia paling hina di dunia. Tapi kenapa juga harus menyalahkan keadaan? keadaan hanya diam. Ia mati dan hanya mengikuti para hati. Ia beku. Ia hanya berlari ketika manusia mengajaknya pergi, ketika manusia membingnya menuju satu titik hati yang ia pilih.

Cinta? Dan bahkan bodoh jika dalam pikiranku harus menyalahkan cinta itu sendiri. Cinta selalu benar. It's the right part here.  Ia ciptaan paling murni. Ia suci. hanya para pemainnya saja yang selalu salah membawa kemudi kemana ia seharusnya melangkah. Hanya manusianya saja yang tidak becus mengatur dan menempatkan cinta pada tempatnya. Ya, manusia yang harus introspeksi. Dan di sini adalah aku. Aku yang menaruh hati padanya. Aku yang mencintai lelaki itu. Aku yang bermain - main dengan api itu sendiri. Aku sendiri yang mendorong diri masuk ke dalam jurang menyesatkan. Aku tahu Andri tidak sendiri, tapi aku menutup mata pada itu.

ku sibakkan malu
ku rebahkan perlahan di pembaringan terakhirnya
ku tutup matanya yang merah

ku cintai lelakimu, nona
tanpa ragu ku gadaikan maluku untuk bercumbu
menyerahkan mata yang mengerjap minta didekap

dia mendatangi jalan yang ku bentangkan dengan lebar
dia benamkan sepinya ke dalam pelukku
dan kami menyatu

aku tidak bisa berhenti memasung rasaku untuknya, nona
atau bahkan menjerat kepalaku untuk tidak berlari ke arahnya
aku tidak bisa meninggalkan jejak senyumnya

adakah jalan ketiga meluruskan romansa gila ini?

dia menginginkanku bermalam di hatinya
menemani dahaga yang lama tak dia dapat dari sentuh hatimu

aku geliatkan rindu di bahunya, nona
juga meretaskan genggam - genggam di pelupuk matanya

aku menggilainya, nona
bagaimana perasamu?
aku menjadi ketigamu...
sekat kecil diantaramu dan lelaki kita adalah ruang kami bercinta
ini gila kan, nona?
aku menjadi bagian tergelap dalam gudang belakang rumahmu

melibas logika gila
menaburkan resah yang membumi ketika basah

maafkan aku nona,
aku cintai lelakimu
dia milikmu, tapi dia segalaku
ku cintainya, nona...

Aku mencintainya jauh sebelum aku tahu bahwa dia adalah milik wanita lain. Aku terlambat tahu kenyataan itu. Andri tidak pernah bilang dan tidak pernah menyinggung soal wanitanya dalam lapak burung itu. Dan aku? dan aku tidak pernah bertanya padanya tentang wanitanya. Jadi ku pikir Andri adalah lelaki single. Sekarang, siapa yang harus disalahkan? Andri yang tidak bilang atau aku yang tidak bertanya?

Dan suatu ketika ku pergoki Andri salah mengirim sms padaku. Sms yang seharusnya ia layangkan pada wanitanya terkirim ke nomor hpku. Dan dari situ akhirnya aku tahu. Aku tahu bahwa Andri tidak sendiri. Andri adalah milik orang lain. Aku marah. Aku kecewa. Aku menangis. Aku sedih. Aku terluka. Bagaimana bisa aku mencintai pria dari seorang wanita? Ingin rasanya aku berbalik dan memutar waktu. Ingin aku kembali pada waktu dimana aku sendiri dan belum mengenal Andri. Jauh lebih baik seperti itu kan dibandingkan dengan mencintai pria dari wanita lain?

Rasanya sesak. Makhluk ringkih yang mulai merangkak itu kejatuhan benda tajam dan akhirnya limbung jatuh ke lantai paling dasar. Ia sakit. Melemah fungsi kerja tubuhnya sampai untuk melihat warna dunia pun tak mampu. Gelap. Aku ingin mengakhiri ini, aku tidak mau menjadi wanita yang bakal menghancurkan hidup wanita lain. Tapi Andri memintaku untuk tidak meninggalkannya. Ia menginginkanku tetap berada di sisinya. Ia sudah terlanjur nyaman dengan keadaan ini, ia merasa nyaman dengan keberadaanku. Tapi aku? aku tidak bisa terima. Otakku berontak mentah - mentah. Menolak segala ajakan. Namun, hati berkata lain. Ia kesepian. Ia membutuhkan Andri tetap ada. Dan lama kelamaan akhirnya aku sadar kalau aku tidak bisa jauh darinya. Perasaanku tidak bisa dibohongi untuk tetap berada di sisinya. Andri memintaku untuk tinggal, dan aku mengiyakan.


dan aku seperti Diana, yang menjadi bagian ketiga dari pernikahan Rizal dan Intan (Here After). dan aku seperti Anggi yang menjadi pihak ketiga antara pertunangan Angga dan Ratri (Orang Ketiga)

dimanapun, dari sudut pandang apapun, menjadi ketiga adalah salah (pendakwaan abadi)


Namun, akhirnya aku sadar bahwa aku tidak punya masa depan apapun dengannya. Terlalu absurb. Dan lagi, aku menyadari sesuatu. Andri tidak menyukaiku. Sepersen pun Andri tidak menaruh perasaan padaku atau pernah secara tegas bilang padaku bahwa ia menyukaiku, menginginkanku. Dan sejak kenyataan itu terekam di kepalaku, yang ada hanya tangis pilu. Semburat sakit teretas di ulu hati. AKu ingin mati. Aku mencintainya hingga buta. Aku halalkan pertemuan gila dan dosa sebagai obatnya candu akan rinduku padanya. Dan ini akibatnya, aku terluka oleh rasa itu sendiri. 

Andri hanya bermain denganku. Dan itu adalah kenyataan terpahit. Tapi seharusnya aku sadar. Tidak selayaknya aku mendungui otakku sendiri. Sejak kapan aku bisa berpikir bahwa Andri akan melepaskan wanita yang telah bersamanya sejak lama? Ternyata, Ia memang sedang bosan pada wanitanya lalu berlari ke arahku untuk mencari "hiburan". Aku yang haus akan perhatian, dengan mudahnya jatuh pada pesonanya yang jelas - jelas tak terbantahkan. Tapi masalah perhatian itu? genggam - genggam tangan dan segalanya yang kami lakukan? sandiwarakah? sebuah permainan konyolkah baginya? Oh please, you're such a perfect man for me!

Suatu ketika, aku tidak tahan dengan ini. Dan akhirnya aku memberanikan diri untuk berkata ini. Kalimat - kalimat yang selama ini aku pendam, akhirnya terlontar juga. Simpanan kata cinta itu pun keluar dari bibirku meskipun melalui pesan singkat di lapak burung.

"sebenarnya kau anggap apa aku ini? teman dekat? teman kencan? pacar? teman jalan? atau selingkuhan?", aku meradang.

"kok ngomong gitu?", tanya Andri bingung.

"jelaskan saja padaku, selama ini kau menganggapku apa? aku capek ya jika harus seperti ini. kamu itu cowok paling nggak peka yang pernah aku temui. kamu sama sekali nggak menganggap aku ada. ya kan?"

"sepertinya kamu salah sangka denganku"

"salah sangka?", aku terkejut

"iya. bukankah kamu tahu kalau aku telah punya wanita?"

"tapi aku mencintaimu", kataku lirih

"seharusnya kau sadar benar bahwa dari awal kita hanya having fun saja, tidak ada yang lebih"

"jadi, kau mempermainkanku?"

"kau yang melibatkan perasaan. jika kau menganggapnya have fun, tentu kau tidak akan begini"

"......"

"kau seharusnya tahu kalau aku tidak mungkin meninggalkan wanitaku"

Seperti ada petir yang tiba - tiba menghantam kepala dan memukul keras dadaku secara bersamaan. Shock. Sudut mataku akhirnya basah. Sakit. Nyeri menjalar tanpa henti di dalam hati. Harus ku apakan luka yang masih basah ini? Aku tidak habis pikir, sebegitu mudahnyakah aku jatuh seperti ini? aku sering terluka, namun kali ini adalah luka yang paling beda. Luka seorang ketiga, seorang pelarian, seorang selingkuhan. 

adalah wajah mengerikan sebagai selingkuhan. 
bungkam daku pencelaku. 
nistakan raga dan jiwa yang menganut paham kebodohan. 
bumi hanguskan segala haram rasaku. 

adalah wajah haram pencinta milik orang yang hanya mendamba pada angin. 
melepaskan jiwa - jiwa kesepian. 

Tuhan, separah itukah pembalasan yang tertulis dalam takdir yang Engkau berikan? Ini takdir kan? sudah jelas tertulis dalam qada'mu kan? Dan aku hanya bisa menyeringai kecil. Memukul - mukul kepalaku yang dungu. Memaki hati. Aku lemas. Seketika jatuh saat mendapati kenyataan menyesakkan ini. Akhirnya aku mengingat sebuah "ramalan" yang seorang teman layangkan padaku dulu:

"suatu saat, pembalasan itu akan datang. Dan bahkan mungkin akan lebih kejam dari apa yang sekarang kau lakukan. Meskipun bukan orang yang kau sakiti itu yang langsung melakukannya padamu"

Ya, aku rela jika kesakitanku ini adalah balasan dari apa yang aku perbuat pada mantanku dulu. Aku ikhlas agar semuanya impas. Dan dari situ akhirnya aku mengerti dan berhasil membuat mataku terbuka lebar bahwa Allah itu Maha Adil, Dialah Sang Pemilik Jagat Raya, Sang Pembolak-balik isi Hati. Dialah sutradara terhebat sepanjang masa. Dia memberikanku pelajaran (bukan pembalasan) bahwa menyakiti itu menimbulkan sakit, dan disaikiti juga menimbulkan sakit. Jadi, tidak seharusnya main - main dengan perasaan. Apa yang ditanam, itulah yang akan dituai.

Mencintaimu adalah kesalahan paling fatal yang pernah ku lakukan, Ndri. Mencintaimu juga sekaligus dosa termanis dan pembalasan terindah yang pernah singgah.
Terimakasih telah memberikan pelangi sekaligus gelap dalam waktu bersamaan.
Aku mencintaimu dengan segenap dosaku..
Read more »

September 16, 2012

Akhirnya Aku Menulis Lagi

akhirnya aku menulis lagi....
melukai perasaku sendiri dengan galau berduri

akhirnya aku menulis lagi....
membangkitkan gairah imaji yang lama mati suri

akhirnya aku menulis lagi....
menerjemahkan risau yang melanda dalam diri

akhirnya aku menulis lagi....
memaksa bungkam lidah - lidah tanpa tuan mengumbar janji

akhirnya aku menulis lagi....
menghidupkan yang terdiam dalam peti mati

dan akhirnya aku menulis lagi.....



Surabaya, Sept 16 2012 12:43

Read more »

August 7, 2012

Secantik Parasmu Sehalal Kosmetikmu

Hal pertama yang ada di pikiran saya ketika mengetahui ada lomba blog yang bertema "Mempercantik Diri Dengan Kosmetika Halal" adalah isu tentang produk kosmetik halal yang menjamur di masyarakat sekarang ini seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi yang melejit. Meskipun biasanya concern halal dan haram adalah makanan, namun konsumen muslim saat ini semakin sadar bahwa beberapa kosmetikyang beredar mengandung bahan yang berasal dari hewan atau bahan - bahan berbahaya, dan semakin dengan terbukanya wawasan mereka tidak segan untuk mempertanyakan tentang kehalalannya tersebut. Selain tentang bahan baku yang digunakan, quality control process, peralatan, bangunan, dan personil yang terlobat dalam penyusunan produk juga mempengaruhi kualitas dan staus halal dari kosmetik dan personal care product (http://fashionesedaily.com/blog/2012/05/01/bagaimana-memilih-kosmetik-halal/)

Dari tema lomba blog tersebut, saya bisa menarik garis kesimpulan bahwa apa yang kita konsumsi (termasuk kosmetik) harus halal. Dan karena itu, lomba blog ini tentu saja berkenaan dengan menjadikan wanita cantik dengan penggunaan kosmetik yang halal. Saya masih menimbang - nimbang tentang judul apa yang akan saya buat untuk lomba blog ini. Namun, setelah beberapa kali berimaji dan merangkai - rangkai tiga kata (cantikkosmetik, dan halal) itu, akhirnya saya memutuskan untuk menulis artikel tentang "Secantik Parasmu, Sehalal Kosmetikmu". Kenapa judul itu bisa mampir di kepala saya? entah, tapi saya pikir tiga kata tersebut memiliki sinkronisasi yang kuat, dan berkesinambungan satu sama lain. Jika dipikirkan lagi, seorang wanita (muslim terutama) yang memiliki paras yang cantik jika salah satu unsur dari produk yang ia gunakan dalam tubuhnya mengandung sesuatu yang haram, tentunya akan sia - sia saja digunakan dan juga akan menambah daftar dosa dalam dirinya, wallahu'alam.

Sesuai dengan firman Allah dalam surat AL Maidah ayat 62: "Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu"


Lalu bagaimana cara membedakan antara kosmetik yang halal dan haram?
Banyak riset menyebutkan, tingkat kesadaran masyarakat mengenai produk kosmetik halal memang masih rendah, tapi cenderung meningkat pesat. Masalahnya adalah ketersediaan produk halal yang disebabkan terbatasnya akses bahan baku yang memenuhi standar halal, dan pedoman/panduan yang bisa memastikan status kehalalan bahan baku tersebut.
Consumer wise, biasanya yang paling dicari dan ingin diketahui oleh konsumen, menyangkut produk kosmetik halal, bisa dikategorikan dalam beberapa isu di bawah ini:
1. Apakah bahan-bahan yang haram untuk dimakan, berarti juga haram sebagai  kosmetik ?*
Walaupun pada dasarnya kosmetik dan personal care product sifatnya berbeda dengan makanan, tidak masuk (secara langsung) ke dalam tubuh, tetapi jawaban tetap ya. Terutama produk perawatan kulit, misal serum atau moisturizer, sekitar 60% produk tersebut bekerja pada kulit dan masuk ke aliran darah. Apabila produk tersebut mengandung alkohol, gliserin yang berasal dari hewan, atau bahan kimia berbahaya, maka bahan-bahan tersebut akan terserap ke dalam tubuh. Tetapi ada juga yang hanya bersifat melapisi bagian luar kulit, sehingga mungkin tidak terserap ke dalam tubuh, namun perlakuannya tetap sama.
2. Bagaimana cara mudah untuk mengetahui kehalalan sebuah produk?*
Tidak ada cara mudah. Karena bahan-bahan turunan yang digunakan sudah sedemikian kompleks, karena itu selain bahan halal dan nonhalal, ada bahan-bahan yang dikategorikan sebagai mashbooh, atau perlu ditelusur lebih lanjut (questionable).
Botanical ingredient, yaitu bahan dalam  kosmetik yang berasal dari tumbuhan (herbs, roots, flowers, fruits, leaves, seeds) secara natural halal, kecuali yang telah tercampur dengan enzim dari hewan.
Semua bahan turunan dan ekstrak dari binatang yang diharamkan – seperti babi–dapat dipastikan haram, karena sifat/jenisnya yang memang diharamkan. Termasuk dalam kategori ini adalah swine placenta, yang masih banyak digunakan dalam industri  kosmetik. Bahan-bahan yang berasal dari hewan lain dan turunannya biasanya tergolong nonhalal–kecuali dari jenis ikan dan lebah–bukan karena sifat bahannya yang haram, melainkan karena prosesnya (penyembelihan) yang dikhawatirkan tidak sesuai dengan syariah. Selain itu juga karena alasan etika.
Produk yang diklaim 100% berasal dari bahan alami, juga tidak menjamin kehalalan produk tersebut. Karena ekstrak hewan juga termasuk alami. Terlebih, sekarang produsen  kosmetik semakin lihai menggunakan istilah tersembunyi, seperti ‘protein’, untuk menggantikan ‘plasenta’.
Berikut nama teknis dan nama paten, yang biasa terdapat dalam komposisi  kosmetik. Secara umum dikategorikan mashbooh, karena biasanya berasal dari hewan: allantoin (alantoin)asam amino, cholesterol, kolagen, colours/dye, cystine (sistina), elastine, gelatine (gelatin), glycerine (gliserin), hyaluronic acid (asam hialuronat), hydrolysed animal protein, keratinlanolin, lypids, oleic acid (asam oleat), stearic acid (asam stearat), stearyl alcohol, tallow (lemak hewan)vitamin A.
Bahan lain yang sebaiknya dihindari (telah dinyatakan haram oleh LPOM MUI) adalah Sodium Heparin dan Plasenta. Sodium heparin berasal dari babi, sedangkan plasenta biasanya dari manusia, kambing atau sapi.
3. Di Indonesia, apakah sudah ada badan sertifikasi halal untuk  kosmetik ?*
Sudah. Seperti halnya makanan dan obat, sertifikasi ini dikeluarkan oleh LPOM (Lembaga Pengawas Obat dan Makanan) MUI. Namun, karena belum meluasnya kesadaran dan kebutuhan konsumen akan kosmetik yang terjamin halal, tidak semua produk kosmetik yang beredar di Indonesia merasa perlu untuk mendaftarkan sertifikasi ini. Kekhawatiran konsumen mengenai kosmetik masih sebatas bahan-bahan yang berbahaya, seperti merkuri, atau paraben. Oleh sebab itu, untuk merek produk kosmetik yang tidak termasuk dalam daftar halal LPOM, bukan berarti tidak  halal. Kita sebagai konsumen yang harus lebih aktif untuk mencermati daftar komposisi produk.
4. Bagaimana dengan produk kosmetik yang berasal dari luar negeri?*
Di luar negeri sudah lebih banyak lagi lembaga resmi maupun independen yang menerbitkan dan mempublikasikan sertifikasi halal. Malaysia termasuk negara yang sudah mempunyai lembaga sertifikasi yang established (Standards Malaysia) dan menjadi salah satu acuan internasional.
Di US, salah satu lembaga sertifikasi yang cukup komprehensif adalah Muslim Consumer Group. MCG telah membuat daftar kategori  halal, nonhalal maupun mashbooh untuk produk-produk makanan dan nonmakanan termasuk kosmetik yang bisa dijadikan acuan konsumen. 
Dengan demikian tentunya konsumen Muslim perlu lebih meningkatkan pengetahuan mengenai kehalalan bahan produk kosmetik. Namun, ternyata tidak semua produk mencantumkan secara lengkap mengenai komposisi bahan penyusun produk pada label kemasan. Langkah berikut sangat dianjurkan dalam memilih kosmetik yang halal dan aman.
1. Legalitas produk*
Pilihlah produk kosmetik yang legal. Hal ini ditunjukkan dengan dicantumkannya nomor pendaftaran di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kode pendaftaran untuk produk kosmetik lokal adalah CD, sedangkan untuk produk impor memiliki kode CL.
2. Daftar komposisi bahan*
Dengan pengetahuan tentang bahan-bahan kosmetik yang halalmashbooh dan nonhalal, paling tidak sebagai saringan awal untuk memilih produk mana yang aman dan halal untuk dipakai. Semakin lengkap komposisi yang dicantumkan, biasanya produk tersebut semakin terpercaya, karena konsumen dengan mudah mencari informasi mengenai bahan tertentu.
3. Nama dan alamat produsen*
Nama dan alamat jelas produsen harus jelas tercantum pada label kemasan yang mengindikasikan mudahnya akses bagi konsumen untuk memperoleh informasi lanjutan mengenai produk bersangkutan.
*Referensi: http://fashionesedaily.com/blog/2012/05/01/bagaimana-memilih-kosmetik-halal/ halalmui.org, muslimconsumergroup.com, halaljournal.com


Saya dan Wardah

Berdasarkan keterangan - keterangan yang berhasil saya himpun dari berbagai sumber di atas, satu produk kosmetik yang jelas - jelas bersertifikasi halal saat ini yang tidak saya ragukan kualitasnya adalah Wardah. Di samping halal juga sangat aman untuk dipakai oleh berbagai jenis kulit. Sentuhan make-up Wardah yang lembut membuat saya mau tidak mau jatuh cinta dengan kosmetik ini. Saya tidak perlu khawatir dengan berbagai bahan yang terkandung di dalamnya. Sebab, Wardah ini sudah mendapat sertifikat halal dari LPPOM MUI. Di dalam produk kosmetik lain saya masih ragu, takut, dan was-was jika ada bahan yang tidak halal terkandung di dalamnya apalagi terdapat zat - zat berbahaya yang bisa membuat wajah saya rusak seperti dulu. Ya, pemakaian kosmetik yang salah dan tidak halal tidak hanya akan membuat wajah tidak sehat, wajah rusak, tetapi juga membuat kita terjerumus dalam dosa, yaitu mengkonsumsi produk yang tidak sesuai dengan kaidah agama islam.

Sedikit cerita, di sekitar bulan November 2011 saya mengalami masalah serius dengan wajah saya. Itu terjadi karena saya berganti - ganti produk kosmetik perawatan wajah. Memang, saya ini orangnya cenderung penasaran terhadap barang baru dan suka coba - coba dengan produk kosmetik yang banjir tayang di televisi. Wajah saya saat itu benar - benar parah dan harus dibawa ke dokter kulit. Wajah saya terlihat sangat buruk sampai saya harus mengenakan masker untuk pergi ke kampus karena saya malu untuk menunjukkannya pada orang - orang. Dan karena pengalaman mengerikan itu, akhirnya saya benar - benar menghentikan konsumsi kosmetik tersebut. Saya takut jika saya memakainya lagi wajah saya akan rusak. Akhirnya selama perawatan itu saya hanya memakai produk dari dokter saja.

Setelah produk dari dokter itu habis, saya tidak bisa kembali ke dokter itu karena terbentur biaya yang mahal. Oleh karena itu sekitar bulan Februari saya memutuskan untuk hanya memakai sunblock dan bedak tabur biasa untuk wajah saya. Demi kesehatan wajah, saya sudah tidak main - main dengan kosmetik apapun. Tapi suatu ketika, saya sedang berjalan - jalan di salah satu mall di Surabaya, tiba - tiba saja saya tertarik untuk menghampiri gerai Wardah. Saat itu saya hanya tertarik pada Luminous Face Powder nya saja, sebab masih takut untuk mencoba produk lain selain dari dokter. Ketika beberapa hari memakainya, aroma wangi yang tercium dari tiap taburan bedaknya membuat wajah saya nyaman dan setelah itu seperti ada gairah untuk mencoba produk lain dari Wardah.

Produk kedua yang saya incar tentunya tidak jauh - jauh dari perawatan wajah saya yang tipikalnya adalah berminyak. Saya membeli Acne Cleansing Gel sekaligus Hydrating Toner Normal to Oily Skin dan Cleanser Normal to Oily Skin. Setelah pemakaian beberapa kali, saya merasakan manfaat yang luar biasa pada wajah saya. Halus, lembut, dan kadar minyak berkurang sehingga cukup untuk membuat lubang pori - pori saya bernapas bebas dan kotoran tidak bisa masuk ke dalam kulit yang biasanya menimbulkan jerawat.

Beberapa bulan berikutnya, saya lebih melek lagi pada produk Wardah setelah menyaksikan tayangan ajang pencarian bakat Indonesia yang memakai Wardah sebagai kosmetik bagi kontestan wanitanya. Seketika saya seperti kesurupan dan langsung belanja produk untuk make-up. Pertama, saya mencoba Luminous Liquid Foundation yang natural. Awal mula pakai memang sedikit risih, namun lama - kelamaan jadi sadar dan merasakan kalau foundationnya beda dari yang lain yang pernah saya pakai. Wardah ini ringan dan aroma yang keluar juga tidak membuat pusing. Biasanya kan ada foundation yang setelah dipakai membuat saya mual dan pusing karena baunya yang aneh.

Selang beberapa waktu, saya kembali ke gerai wardah tersebut dengan membeli lipgloss no 02 yang didesain khusus menyerupai warna bibir saya yang orange-kemerahan yang akhirnya saya gunakan untuk pergi ke kampus dan lipstick no 20 yang saya gunakan untuk menghadiri acara atau sekedar berjalan - jalan.



Dan berikutnya saya semakin kecanduan untuk merias diri. Akhirnya beberapa minggu yang lalu saya beli Wardah eye shadow H  dan Blush On 2 sekalian. Terdengar sedikit konyol memang, tapi jiwa wanita saya untuk merias diri mencuat begitu saja setelah jatuh cinta dengan Wardah. Saya tidak membual, tapi ini memang benar. Kenyamanan yang saya dapat dari sentuhan riasan dari produk kosmetik Wardah membuat saya semakin bergairah untuk rajin merias diri ketika berada di tempat umum. Bukan untuk pamer atau gaya - gayaan, saya hanya berusaha merawat wajah saya agar terlihat lebih menarik dan cantik di hadapan orang, agar mereka pun juga nyaman ketika berkomunikasi dengan saya. Tidak ada salahnya kan jika seorang wanita yang mulai beranjak usia 20an cenderung senang untuk berdandan?

Ya. Saya pikir memang sudah saatnya bagi saya untuk merawat diri saya. Merawat tubuh dan wajah adalah penting bagi seorang wanita. Bukan hanya untuk sekedar mendongkrak penampilan, tetapi lebih pada mensyukuri apa yang Allah SWT berikan dan sebaik mungkin menjaga dan merawatnya dengan baik selama masih diberi kesempatan dengan menggunakan produk kecantikan yang halal, yaitu Wardah .




Secantik Parasmu Sehalal Kosmetikmu


Cantik. Pertama kali mendengar kata cantik, orang akan langsung mendefinisikan cantik berdasarkan outlook seorang wanita saja tanpa mempedulikan bagaimana sifat dia sebenarnya. Untuk proporsi pandangan pertama memang seperti itu. Orang selalu mengarahkan matanya pada wajah jika kata cantik keluar dari bibir seseorang. Memang benar, kebanyakan orang akan akan langsung mengarahkan pikiran mereka kepada penampilan luar, bentuk fisik, dan bagaimana cara wanita itu merias diri agar bisa disebut cantik. Namun, apakah anda tahu tentang definisi cantik yang sebenarnya?

Dalam pandangan islam, cantiknya seorang wanita tidak hanya dilihat dari segi jasmani saja, namun rohani juga masuk di dalamnya. Dua unsur inilah yang menjadikan seorang wanita akan terlihat cantik. Seorang wanita akan benar - benar terlihat cantik jika ia tidak melupakan bagian terpenting dari sisi rohaniahnya, yaitu akhlak. Tidak hanya riasan untuk wajah dan penampilan luar, tapi mempercantik akhlak bagi wanita adalah penting sekali. Sebagaimana hadist Rosulullah Muhammad SAW, "Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai yang indah, murah hati dan menyukai kemurahatian, menyukai akhlak yang luhur dan membenci akhlak yang rendah." (HR. Al-Baihaqi)

Cantik jasmani adalah komplemen cantik rohani, apa guna jasmani saja yang cantik jika tidak dibarengi dengan rohaninya juga? Cantik rohaniah yang dimiliki seorang wanita (akhlak yang baik) akan dibawa sampai mati, namun cantik jasmaniah akan memudar seiring berjalannya waktu. Tetapi bukan berarti seorang wanita tidak akan merawat jasmaninya ketika tahu yang terpenting adalah cantik rohani. Penting bagi seorang wanita untuk merawat jasmani mereka, bukan hanya sebagai syarat mutlak agar terlihat cantik tetapi lebih karena menjaga penampilan adalah hal yang disenangi Allah SWT, bukankah kebersihan diri adalah sebagian dari iman? (Annadhofatu Minal Iman). Bersih diri bisa diartikan sebagai seorang wanita yang merawat dan menjaga kesehatan tubuh dan penampilannya agar terlihat menarik dan enak dipandang oleh orang lain.

Untuk merawat jasmaninya seorang wanita, di samping perawatan tubuh, perawatan wajah juga sangat penting. Sebab yang pertama kali orang lihat bukan tubuhnya, tetapi wajahnya. Don't judge people from their cover memang benar, hanya saja bagi sebagian orang (termasuk) wanita, cover adalah poin penting, apalagi penampilan wajah akan mendukung penampilan fisik lainnya. Outlook wajah yang menarik tentu akan membawa dampak bagi kinerjanya sehari - hari. Oleh karena itu pemakaian kosmetik sangat perlu bagi wanita. Kosmetik adalah sarana penunjang penampilan wanita agar terlihat lebih menarik dan enak dipandang. Orang lain tidak akan bosan untuk berinteraksi dengan wanita yang terlihat cantik parasnya karena mereka rasa kelembutan paras wanita membuat nyaman lingkungannya.

Pemilihan kosmetik yang benar akan menghasilkan hasil yang maksimal. Benar bukan berarti memakai kosmetik yang harganya mahal, branded, atau buatan luar negeri. Benar dalam hal ini adalah sesuai dengan kaidah dan syariat agama Islam yang menganjurkan dan mewajibkan segala sesuatu hal yang dikonsumsi oleh manusia adalah halal. Banyak kosmetik yang beredar di masyarakat diragukan kehalalannya. Karena itu wanita muslim (muslimah) harus pandai - pandai untuk memilih kosmetik yang halal (sesuai dengan syariat Islam) dan sehat untuk dikonsumsi bagi wajahnya. Apa gunanya cantik jika kosmetik yang dipakai tidak sesuai dengan syariat agama islam? Maka dari itu, pilih kosmetik yang telah benar - benar mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

halalnya kosmetik yang dipakai seorang wanita mencerminkan betapa pandainya wanita itu memilah dan memilih barang yang benar untuk dikonsumsi. Penggunaan produk kosmetik yang halal tentu saja akan membuat suasana hati damai dan tentram karena apapun yang melekat dalam dirinya adalah barang yang diperbolehkan oleh Allah untuk dikonsumsi. Dan dengan dimulainya pemakaian produk kosmetik yang halal tersebut, insya Allah segala hal yang ada dalam diri kalian akan mengikuti alur kehalalan kosmetik yang dipakai dan merambah pada hal - hal lain.

Mari para muslimah yang cendekia, jaga dan rawat apa yang sudah Allah anugerahkan kepada kalian. Pilih dengan benar kosmetik halal. Wanita cantik adalah ia yang menggunakan kosmetik halal.





Read more »

Menulis

menuliskan sesuatu yang bernilai seni memang membutuhkan kegalauan di dalamnya. sebab tanpa adanya penyatuan rasa antara penulis dan hati memang susah untuk menuliskan uneg - uneg. ya seperti saya. kebanyakan saya menulis dalam keadaan galau akut. dan jika perasaan hati saya sedang dalam keadaan standar - standar saja, bisa dipastikan otak saya jadi beku, dan saya tidak bisa menulis.

seperti sekarang ini, otak saya beku. tidak ada sesuatu yang bisa mmebuat saya galau. semua adem ayem. hubungan saya dengan pacar juga. hm, saya menginginkan ada luka dalam hubungan saya dan pacar saya untuk menumbuhkan jiwa menulis saya. dan sepertinya itu adalah ide paling konyol yang pernah saya punya. goblok, apakah saya harus mengorbankan pacar yang tidak tahu apa - apa? kok mbulet? ah entahlah... yang pasti datar sekali ini kehidupan saya. hm, intinya adalah saya menginginkan kembali pada bulan Mei kemarin di saat saya benar - benar down karena hubungan gila yang saya lakukan dengan seorang pria. dan saya menghianati pacar saya.
Read more »

Kau Harus Mencintaiku - Rumor



Cintaku coba fikirkan lagi
Dimana kan ku taruh mukaku
Bila kau perlahan pergi dan menghilang
Menyisakan malu di sisa hidupku

Cintaku jangan tinggalkan aku
Dimana tempat wujud hatimu
Bila kau biarkan aku berjalan dan hilang
Menyisakan malu di sisa hidupku


Beribu hari kita lewati
Susah senangmu bagian hidupku
Dengar hatiku tak meminta lebih
Oh kekasihku kau harus mencintaiku


Kadang hidup tak seindah mimpi
Bukan alasan untuk meninggalkanku


Beribu hari kita lewati
Susah senangmu bagian hidupku

Dengar hatiku tak meminta lebih
Oh kekasihku kau harus mencintaiku


Beribu (hari-hari kita lewati bersama)
Kita lewati, kita lewati bersama
(susah senangmu) bagian hidupku
Dengar hatiku (dengarkan hatiku) tak meminta lebih
Oh kekasihku kau harus mencintaiku, kau harus mencintaiku
Read more »

August 6, 2012

Always be There - Maher Zain


The Song of The Day is Always be There by Maher Zain


Allahu Akbar…

If you ask me about love
And what I know about it
My answer would be
It’s everything about Allah
The pure love, to our souls
The creator of you and me,the heaven and whole universe
The one that made us whole and free
The guardian of HIS true believers

So when the time is hard
There’s no way to turn
As HE promise HE will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us
And HE knows what’s in all in our heart

So when you lose your way
To Allah you should turn
As HE promise HE will always be there…


HE bring ourselves from the darkness into the light
Subhanallah praise belongs to YOU for everything
Shouldn’t never feel afraid of anything
As long as we follow HIS guidance all the way
Through the short time we have in this life
Soon it all’ll be over
And we’ll be in His heaven and we’ll all be fine

So when the time gets hard
There’s no way to turn
As HE promise He will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us
And HE knows what’s in all in our heart
So when you lose your way
To Allah you should turn
As HE promise HE will always be there…

Allahu Akbar…

So when the time gets hard
There’s no way to turn
As HE promise He will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us
And he knows what’s in all in our heart
So when you lose your way
To Allah you should turn……As HE promise HE will always be there…
Allahu Akbar…

Read more »

Takut

di penghujung serak seru dengung para makhluk malam aku berhenti memuja,
bukan karena telah menyerah dan bertekuk lutut pada waktu,
aku hanya berusaha jujur dan merebahkan seluruh mimpi gilaku padamu,
sekarang
saat ini juga,
sebelum mentari berhasil menggosongkan pori-pori perasaku

ya, sebelum langit cerah membumihanguskan getar-getar rasaku
yang selalu menumbuh di kala gelap hinggap
yang kini akan musnah seiring dengan berkungjungnya mentari di pagi hari

dan kali ini, aku benar-benar pasrah
tunduk pada waktu yang tidak mau mengerti sedetik saja,
untuk tetap berdiam dan membiarkanku berdiri di sampingmu,
kala malam - malam bertafakur akan sajak - sajak cinta muda gila

tapi,
tapi aku juga enggan untuk beralih sebenarnya
aku masih ingin tetap di sini,
memunggungi pagi dan mengintipmu dari balik jeruji
bisakah aku terus memeluk malam selamanya?
tentu saja tidak,
aku hanya bisa memeluk sebagian nyawanya
bersama denting - denting melodi sang rembulan

aku ingin berteriak,
mengaduh pada siapapun yang mau mendengarkan aduhanku
tapi siapa?
bahkan gelisah pun sangsi akan kegelisahan yang menderaku,
ketakutan untuk bertahan membuat nyaliku untuk
memunggungi pagi menciut,
aku takut...
takut tidak akan menemui malam di kala mata terpejam


Read more »