March 14, 2012

San E - Wish You Were Unhappy

I’m too sad cry, too sad to sing a love song
so I’m gonna rap for this one - funk it
It's not cute anymore - your lies disgust me
Don't shiver, don't talk to me, don't hold my hand, go away
You make the same mistake, and you can't look into my eyes
And you're probably going to say it's the last time again

"It's my mistake, I'm sorry, I'll be good from now on"
No, I'm sorrier because I'm not going to continue this
Is this the love that you were talking about?
Are you proud that you're crying? Are you even human?

Yes, I loved you but I hate you now
Now I don't care about what happens to you
Are you saying that you love me right now? How dare you
You say that I'm your everything but you're not for me

Don't misunderstand - I can be better off without you
I'm repeating myself but I can live only if I don't have you
Memories? Give those things to the dogs - piss off before I start swearing
Please disappear from my life

* I wish you are unhappy
Because I don't have to be happy or in love
I pray that you will regret all your life
I wish you are unhappy

** I’m sorry so so so sorry that I couldn't be a gentleman and swore
I guess this is all I am since I'm such a loser
I'm sorry so so so sorry that I'm not nice enough to wish you happiness
But what to do? If I don't, this is so unfair

So lovely so lovely you once were but now you're ugly so ugly ugly
So lovely so lovely you once were but now you're ugly- the problem is

You think that I'll become weak at our past memories
But what to do? This time, it's not that bad
Maybe we were just pretending to be in love
Maybe this strong unbreakable thing was attachment and not love

Why are yo upset, I don't understand, it's too hard
My mouth is dirty - stop crying - stop pretending to cry, it's gross
Get your act together - this isn't love but a restriction
Stop pretending to be nice, to be weak but just tie up your hands
Don't make excuses, just zip your mouth -
Even if you say you will die if we break up, I don't care
You liar I'm sick and tired - now take off that mask of pretending to be pitiful and now good bye yo

Are you listening to this song? It's about you
I don't pray for you but I curse you - I'll never forgive - it's revenge
I don't have time to waste - don't ever call me again
This is it my message is I'm done with you
Breaking up with you - the end
Read more »

Salam Perpisahan

Sepenggal haru mencuat dari permukaan wajahnya
Menggelinjang penuh duka di antara belukar tawa
Mengendap perlahan menculik bahagia
Sampai titik air mata menetes tanpa jeda

Kedua tangannya terayun ke udara
Menjari lima
Gemetar dalam selanya
Hendak mencakar rona gembira depannya

Meliuk gemulai bahasa jiwa
Mengirimkan pesan terakhir tanpa suara
Bibir mengeja kata-kata
Rahang enggan kali membuka

Sebongkah kalimat cinta meluncur
Seperti ombak mendebur
Menggoreskan duka besulur
Sampai titik akhirnya hancur

Surat pisah terlentang di tangan
Basahi telapak diguyur hujan
Mengangguk pasrah kepada Tuhan
Sekisahan tanpa ujung tiba tertakdirkan

Bumi melenguh resah dipijaki
Hendak memprotes tetes - tetes tertambati
Mencoba membuka suara seinci
Memasang telinga hendak dicaci

Sungai berkelok menemukan muara
Menggamit pisah menggandeng duka
Mencumbu bahagia terakhir kalinya
Lalu mengucap pisah dalam bahasa mata




Read more »

March 11, 2012

Soto Ayam

Kali ini, blog saya tidak hanya berisi cerita galau saja. Tapi, akan berubah fungsi menjadi tempat curhat sekaligus tempat pamer hal-hal yang nggak penting untuk dipamerin. contohnya sekarang mau pamer kuliner soto ayam depan kampus saya.... Soto Ayam Airlangga :D

nih gambarnya.....

soto ayam ini nendang juga, dengan sambel ekstra pedes seperti mie ayam mulper. biasanya aku makan soto ini dengan kuah yang warnanya hampir merah.... makanya aku suka soto ayam ini, pedesnya nendang.. favoritku adalah soto ayam dengan nasi setengah tanpa bihun dan kulit. mantapppp pemirsaaaaa......suguhan pendampingnya adalah es teh dan kerupuk (wah gambar kerupuknya tidak ada).

pertama kali mencicipi soto ayam ini ketika pertama kali ke surabaya, waktu musimnya daftar dulu (2009). saya dan emak makan di warung depan kampus. enak pemirsaaaaa. dan akhirnya saya ketagihan. setiap hari kuliah rata-rata saya menghabiskan jam makan siang di sini. meskipun harus jalan agak jauh dan berpanas ria, demi mendapatkan kelezatan luar biasa dari soto ayam ini saya tempuh.....

saya selalu sendiri pemirsa kalau makan. jarang ada temennya. maklum lah, temen-temen saya malas untuk diajak jalan jauh dan berpanas ria. hehehe. akirnya saya jalan sendiri. sampai di warung, ibu penjualnya sudah hapal kebiasaan saya. jadi saya tinggal bilang "ibu.....makan :)" terus ibunya ikut senyum dan langsung bilang "nggak pakai mie kan, nak?" aku manggut-manggut mengiyakan. yataaaaaaaaaaaaaaaa...ibunya hapal sama aku. juga satu lagi, bapaknya yang jualannya hari sabtu sama minggu. bapaknya juga hpal sama aku, hapal dengan sepedaku. biasanya bapaknya tanya "lho, nggak bawa sepeda, nak? :)" asik asik....bapak dan ibunya hapal sama akuuuuu. luv u bapak,,,ibu..... :****

balik lagi ke soto ayam. hm...ada yang mau nyoba? ntar saya dibelikan ya kalau mau nyoba. hehehe

Read more »

Mie Ayam

sekedar cerita aja ya...mie ayam itu adalah makanan favoritku, numero uno deh. aku paling suka mie ayam yang ada sambel cabainya. bukan sambel ecek-ecek buatan pabrik gitu. nah, di daerah deket kosku ada penjual mie ayam yang super duper enak (drolling), mie ayam mulper (mulyorejo pertanian). suer, pertama kali aku beli (tahun 2009) lalu, aku langsung tergila-gila. bukan hanya karena mie ayamnya gak kaya' mie ayam jakarda, tapi karena mie ayamnya seperti mie ayam yang dulu ada di desaku. uenakkkkk puollllll. dengan sambel yang biji cabainya keliatan. wooooooooooow....mantap rek.....pedesnya nendang banget. sampai suatu ketika...kemarin tepatnya, aku beli ini mie ayam. m, intermezo aja....kalau sudah dari hari rabu kemarin aku cuma makan mie ayam tiap harinya (berhemat bebh) dengan sambel cuma 3 sendok(biasanya emang cuma 3 sendok n gak lebih). tapi kemarin nih....iseng2 aku minta 4 sendok. jederrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr. mie ayamnya penuh cabai. sekali dicium aromanya langsung nyokrok2, aroma cabai, pedes. pada suapan pertama....sumpah nendang gila. dan di tengah2 adegan mengelap hidung dengan tisu pun sudah tak terelakkan. lidahku kebakar. perutku gelinjangan. lambungku protes. pedessssssssssssssss gila. sampai kuah terakhirnya aku kasi nasi. wkwkwkwkkwkw. saking pedesnya.

alhasil, lambungku cekit-cekit minta tolong. sakit booooooo'. perih. kapokkkkk. sampai malem terus gitu. sampai aku beli ice cream, donat, cokelat, roti baru deh agak ilang. juga tidak lupa aku minum promag plus entrostop.

malem dan pagi harinya >>>>>>>> mules terus.

itulah akibat dari makan sambel terlalu banyak. tapi, enak sih. gak kapok makan ini mie ayam. ya cuma porsi sambelnya dikurangin aja. OKE? kasian tuh lambung. secara kayaknya udah rusak gegara sering kau makani sambel :')

nih, foto mie ayam kesukaanku. harganya cuma 4500 rupiah, tapi sudah berhasil bikin perut penuh. pengen nyoba? :D


Read more »

Galau Tingkat Provinsi



Nggak habis pikir. Bukan hanya banci foto tapi juga banci video ini orang. Dengan PD-nya menyanyi dan mengupload videonya ke youtube. Yah, katanya sih itung - itung buat iseng gitu. Biar gak bosen. Wkwkwkwkwkwkwkwk
Read more »

Sakit

hati telah lama terjangkit penyakit.
terselimuti duka terungkit.
aku sakit.
sakit tidak sedikit.


entah sejak kapan datang luka yang terus saja memuat selebaran duka beterbangan tanpa ampun bersama angin bulan Maret malam ini. mengingat lagi memoar kisah bulan februari tahun lalu membuat nyeri sebagian dalam dadaku. membuat lagi tangis terbuang tanpa henti.

kenangan itu melolosi sadar logikaku. dulu, saat cinta benar-benar membuncah dan melegalkan segala waktu untuk bertemu begitu dirindu. saat perjanjian bertemu menjadi satu-satunya hal yang paling dinantikan . saat tawa berkumandang di langit-langit sebuah toserba dekat kampusnya begitu diharapkan
tapi sekarang hanya tinggal onggok sampah kenang terbuang di pinggir jalan. tak berarti sama sekali. dan bahkan menjadi bakteri nomer wahid pembunuh kesehatan hati.

Tuhan, kesakitaku karenanya belum sirna. bahkan dengan tengah bergantinya banyak pria tetap saja tak bisa mengubah pendirian teguhku akan ketidakpercayaan terhadap hubungan. sh*t. aku takut memulainya lagi....

mas Basith....kamu pelakunya. kamu yang membuatku begini :'(


Read more »

March 10, 2012

Ruwet

aku bukan pada halusinasiku. hanya pada jembalang liar yang mengakar di tembok-tembok berdinding kelam. menyatu bersama deru angin. berintegrasi bersama guyur hujan sore hari.

aku hanya ingin mengulang waktu sepersekian detik lalu. di saat tawa masih melebar di sisi-sisi bibir. di saat senyum mengembang tanpa tekanan. di saat dunia mneriakkan namaku di setiap hela napas pohon - pohon kapas.

aku hanya berusaha merajam perasaku sendiri. membunuh nafsu yang semakin biadab memperbudak batin. aku lelah. gundah. hendakkah aku mengatakan kepada semuanya bahwa aku sedang tidak baik-baik saja?

tanyakan saja pada masa lalu yang pernah mengikrarkan janji.  sejak kapan ditidurinya kalimat sakral yang membuat jantungnya bergerak liar?

kau terangkai menjadi puisi dalam genang air mataku. hingga paruh tubuhku menggigil menyebut namamu.

tidak penting bagaimana runtuh maya menyibakkan dunia baru. sebab yang aku tahu, laguku telah berjibaku bersama teduh matamu di akhir senja.

mendamba pagi menguar memori. teresapi bulir kasih wangi dedaunan. mengeja setiap kata dari para pekicau muda.

ku tawakan raga yang melemah di ujung rona merah. sekiranya akhir menjemput kawanan gila yang bertopeng manusia. akan ku cecap muara bahagia tanpa sedikitpun melihatnya.

berakhir di bawah hujan. menjelma jadi malaikat menakutkan. bibir tergetarkan. biru kedinginan disapa angin malam.

kidung cinta bermain mesra di udara. mengalun syahdu mengiring langkah kaki muda - mudi. melompat - lompat manja di sela gelak tawa merdeka budak cinta.

biru bukan hantu. juga bukan batu yang terasing di pojok lembah palsu. hanya seonggok manusia tanpa mata yang mengintip bahagia yang tak pernah didapatnya.

kesendirian bukan hal baru bagi para penjejak langkah. separuh putih rambutnya memakan waktu tanpa teman. hanya bersama mimpi dan sunyi dilangkahinya ribuan kaki. meneguk sepi.
Read more »

Kembali Padaku

tertujukan kepada sang pemilik hati putih biru sembilan tahun lalu, sang pendatang setia alam bawah sadar....kembali padaku sebentar saja :')

karang dalam batuan insan telaga merah mendadak bungkam.
menangis ia tertikam sentuh tangan.
darah merah mengalir dari dua tiitik sudut mata.

butir halus menyemai penuh gairah dari langit.
menetes perlahan seperti kabut pagi hari.
merintik kecil.
menerjemahkan gundah yang menganga dalam resah.
bersama patung mendadak bisu melucuti malam.

remang jalan mengotori pandangan. setitik cahaya menghilang dari peraduan. ditemani langkah kesah si pengadu. aku membungkuk kecil. memberi ucapan selamat datang kepada para makhluk malam yang bertengger di sudut - sudut jalan. ku senyumi mereka dengan terpaksa. lalu mempersilakan mereka bersandar pada puing - puing runtuhan daun yang baru saja digugurkan oleh penguasanya. sebentar aku melirik mereka. sang kenangan bercakap-cakap satu sama lain. lalu proyektor masa lalu memainkan perannya tanpa diminta.

potongan - potongan syahdu kenangan abu-abu. sekisahan pilu puti-biru. romansa muda berkelebat hebat di depan mata. tubuh menggigil resah. goyah tekukan siku. terbentur lantai marmer taman kota. mata merabun terisikan air mata yang hendak meruah. lalu kemudian menetes dengan satu kedip mata. bibir bergetar. hendak bicara namun tak bersuara. aku mencintai cinta tanpa tanda tanya

berteman sepi. bermusuhkan keramaian. mendadak bungkam alam maya. mendadak beku membatu. kenangan membawa diri melukai emosi. memintakan kembali apa yang tak bisa dikembalikan lagi. satu pinta dalam ruang yang masih tersisa..... 

kembalikan kembali kembalian yang belum kau kembalikan....
katamu yang tak akan pernah meninggalkanku menjadi usang.

diam-diam merekam kembali memori yang tertimbun rapi di gudang persembunyian para dewa. terseok menggugah satu-satu puzzle yang berserakan di lantainya. sang makhluk malam tersenyum kecut dan mendatangi. lalu menahan jari-jariku menyisir memori. matanya bicara iba. kesakitanmu telah cukup meruntuhkan energi cinta. kesakitanmu telah cukup menghancurkan kepercayaan pada cinta. tolong hentikan...ku pandang kumpulan memori itu dengan jeli. jejak - jejak bahagia tertata apik di dalamnya. senyuman menganga di setiap potretnya. aku merindukan senyum itu.... jadi tolong kembalikan lagi kembalian itu :'(
Read more »